BeritaRakyatPost.com. Medan.- Sorotan tajam Publik meminta agar setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara, baik APBN maupun APBD yang diperoleh dari pajak rakyat, wajib dikawal dan diawasi secara ketat.
Desakan ini bukan tanpa alasan. Selama ini banyak proyek infrastruktur di lapangan terkesan asal jadi, asal selesai, dan tidak sesuai dengan spesifikasi. Padahal, setiap rupiah yang digunakan adalah keringat dan pajak yang dibayar oleh rakyat.
Publik minta papan proyek dipasang dengan jelas. Berapa nilainya, berapa volumenya, siapa kontraktornya, dan berapa lama waktu pengerjaannya. Jangan ada proyek siluman.
Jangan ada lagi istilah proyek baru selesai sudah hancur. Seperti jalan yang baru diaspal sebulan sudah berlubang. Publik minta kualitas yang bagus, bukan asal jadi.
Publik meminta kepada Aparat Penegak Hukum, Kejaksaan, kepolisan KPK untuk turun langsung mengawasi. Jangan hanya duduk di kantor.
Publik berharap, dengan adanya kontrol sosial dari media dan masyarakat, para pelaksana proyek tidak berani bermain-main dengan uang negara. Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, bukan hanya menguntungkan segelintir oknum. namun apa bila ditemukan pekerjaan infrastruktur yang tidak sesuai Bestek Dan RAB , sehingga kualitas pekerjaan menjadi asal asalan ini jelas pelanggaran dan Pidana , untuk itu publik akan mengawal pembangunan agar anggaran negara tepat sasaran,


