Terlihat Syahrial Pohan bersama sahabat karibnya, Abangda Mizi Karim , berpose akrab di depan bangunan cafe Baru Baru ini yang dinding bata merahnya masih dalam proses finishing. Keduanya tampak kompak, saling merangkul, menunjukkan ikatan persahabatan yang tulus.
Kunjungan Syahrial Pohan ke lokasi usaha sahabatnya ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Ini adalah bentuk dukungan moral seorang sahabat kepada sahabatnya yang sedang berjuang merintis usaha.
Di sela-sela perbincangannya, Syahrial Pohan menyampaikan doa tulus untuk kesuksesan usaha yang sedang ditekuni oleh Abangda Mizi Karim.
"Doa seorang sahabat yang tulus. Semoga usaha yang ditekuni Abangda Mizi Karim, Cafe Muara Kupi ini sukses, berkembang dan maju pesat. Semoga menjadi tempat nongkrong yang nyaman dan berkah bagi semua orang," ujar Syahrial Pohan dengan penuh harap.
Cafe Muara Kupi sendiri diketahui merupakan usaha baru milik Mizi Karim yang berlokasi strategis di Jalan Tanjung Morawa. Meski masih dalam tahap pembangunan, terlihat konsep cafe ini mengusung nuansa terbuka dan alami, yang saat ini sangat digemari kaum milenial dan pecinta kopi.
Dukungan dari sahabat seperti Syahrial Pohan tentu menjadi energi positif bagi Mizi Karim untuk terus semangat menyelesaikan pembangunan cafenya. Di tengah persaingan usaha kuliner yang ketat, dukungan, doa, dan jaringan pertemanan adalah modal utama selain modal materi.
Kisah persahabatan Syahrial Pohan dan Mizi Karim ini menjadi contoh bahwa dalam berusaha, kita tidak berjalan sendiri. Ada sahabat yang selalu mendoakan dan mendukung di belakang.
Kita doakan bersama, semoga Cafe Muara Kupi segera grand opening dan menjadi salah satu ikon kuliner baru dan terlaris di Tanjung Morawa.
Sukses terus untuk Abangda Mizi Karim!
(Red/Ai)


