Labels

Iklan

KABUT ASAP KIRIMAN SELIMUTI MEDAN - DELI SERDANG, KUALITAS UDARA TIDAK SEHAT, Rakyat DESAK PRESIDEN PRABOWO BERSIKAP TEGAS

Media Republica Merah Putih
Rabu, 14 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-15T02:15:59Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


 BeritaRakyatpost.com MEDAN.   Kamis 15/10/2026.  Kondisi lingkungan di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, serta sejumlah daerah lainnya di wilayah Sumatera kini berada dalam status siaga menyusul pekatnya sebaran kabut asap kiriman akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah lain Pulau Sumatera.

Berdasarkan data Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (AQMS), kualitas udara di sejumlah titik strategis di Kota Medan mengalami penurunan drastis dan mengkhawatirkan.

Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kawasan  Pinang Baris, Medan Sunggal , tercatat menyentuh angka  136  yang menempatkannya dalam kategori  Tidak Sehat  dengan dominasi partikel halus  PM2.5. yang sangat berbahaya bagi pernapasan manusia.

Partikel PM2.5 ini dapat menembus hingga ke saluran pernapasan bawah dan memicu gangguan pernapasan, iritasi mata, hingga memperburuk kondisi penderita asma dan penyakit jantung.

PEMKOT MEDAN IMB AU WARGA PAKAI MASKER

Menghadapi situasi darurat ini, Pemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan serta mengenakan masker standar demi menjaga kesehatan bersama.

Imbauan tersebut sangat penting terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Namun, publik menilai langkah imbauan saja tidak cukup. Kabut asap yang terus meluas ini telah meresahkan dan berpotensi menjadi krisis kesehatan di tengah-tengah kehidupan rakyat.

PUBLIK DESAK PEMERINTAH PUSAT DAN PRESIDEN PRABOWO TEGAS

Publik melihat, sikap pemerintah pusat harus tegas untuk melindungi rakyat dari bahaya asap. Dampak yang ditimbulkan akibat meluasnya sebaran asap ini bukan hanya soal jarak pandang, tetapi telah menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat yang sedang berjuang mempertahankan hidup.

Desakan menguat kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah diberi amanah oleh rakyat untuk memimpin Indonesia agar bersikap tegas terkait krisis kesehatan akibat kabut asap ini.

Publik meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret dan terpadu: memadamkan sumber api di titik karhutla, menegakkan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan, serta memastikan perlindungan kesehatan bagi warga terdampak di Sumatera, khususnya Medan dan Deli Serdang.

Rakyat tidak boleh dibiarkan menghirup udara beracun setiap tahun. Negara harus hadir memberikan jaminan udara bersih dan sehat sebagai hak dasar setiap warga negara.(reda1/IJ)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl