Labels

Iklan

Bantah Isu Penimbunan, Bulog Sumut Tegaskan Gudang Penuh untuk Cadangan Pangan

Media Republica Merah Putih
Minggu, 23 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-24T04:16:11Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


MEDAN (BeritaRakyatPost), Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, membantah anggapan bahwa penuhnya sejumlah gudang beras Bulog di wilayah Sumatera Utara merupakan bentuk penimbunan untuk kepentingan komersial.

Menurut Budi, beras yang tersimpan dalam jumlah besar di gudang Bulog merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam melakukan pemupukan stok atau penguatan cadangan pangan.

“Stok tersebut memang dipersiapkan sebagai cadangan dan bukan untuk ditimbun demi mencari keuntungan,” tegas Budi, Sabtu (22/8/2026).

Ia menjelaskan, Bulog memiliki mandat untuk menjaga ketersediaan cadangan pangan pemerintah agar selalu siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui berbagai program.

Cadangan beras tersebut antara lain dipersiapkan untuk mendukung program bantuan pangan, stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta kebutuhan penanganan kondisi darurat.

Menurutnya, keberadaan stok dalam jumlah besar justru menjadi bagian penting dari sistem ketahanan pangan, terutama bagi daerah yang berpotensi menghadapi gangguan distribusi akibat bencana alam atau kondisi tertentu.

Sumatera Utara sebagai salah satu provinsi dengan wilayah yang luas membutuhkan cadangan pangan yang memadai agar pemerintah dapat bergerak cepat apabila terjadi situasi darurat.

Budi mengatakan pengelolaan beras di gudang Bulog dilakukan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Stok terus dipantau, dirawat, dan dikelola agar kualitasnya tetap terjaga sebelum disalurkan.

“Pemupukan stok ini merupakan langkah antisipatif. Ketika masyarakat membutuhkan atau pemerintah menjalankan program penyaluran, Bulog harus memiliki persediaan yang cukup,” katanya.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu menilai keberadaan stok besar di gudang sebagai sesuatu yang negatif. Sebaliknya, cadangan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan pangan masyarakat.

Dengan cadangan beras yang kuat, Bulog Sumut berharap dapat terus menjalankan fungsi stabilisasi pangan, membantu menjaga harga di pasaran, serta memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dalam berbagai kondisi.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl