LSM Tritura Apresiasi Edukasi Pajak untuk Infrastruktur Jalan
MEDAN (Beritarakyatpost) – Ketua LSM Tritura Idris Johansyah, Selasa (7/7) mengapresiasi terobosan edukasi yang dilakukan Pemkab Deli Serdang mengenai keterkaitan antara kepatuhan pajak dan pembangunan. Dalam peninjauan lapangan terkait perbaikan jalan rusak, Bupati Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa kecepatan pengaspalan infrastruktur sangat bergantung pada realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masyarakat. Idris memandang edukasi ini sangat tepat karena langsung menyadarkan warga bahwa fasilitas publik dibiayai oleh gotong-royong masyarakat sendiri.
Guna memaksimalkan potensi ini, LSM Tritura menyarankan agar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menerapkan sistem jemput bola yang memudahkan warga desa melunasi PBB. Ketika masyarakat melihat langsung uang pajak mereka diubah menjadi jalan aspal yang mulus, kesadaran membayar pajak secara sukarela akan meningkat tanpa perlu adanya paksaan.
Lebih jauh, Idris menekankan pentingnya Pemkab Deli Serdang untuk merilis data realisasi penggunaan PBB secara berkala di papan pengumuman desa atau media sosial resmi. Keterbukaan informasi ini akan menjawab keraguan masyarakat yang selama ini merasa sudah taat membayar pajak namun belum menikmati fasilitas jalan yang layak di lingkungan tempat tinggal mereka.
Ia menambahkan, wilayah Deli Serdang yang sangat luas dengan beban tonase kendaraan yang tinggi di sektor industri memang membutuhkan biaya perawatan jalan yang tidak sedikit. Oleh karena itu, selain mengandalkan PBB sektor domestik, pemkab juga harus bersikap tegas dalam menagih pajak kepatuhan dari sektor korporasi dan perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut.
LSM Tritura berharap dengan adanya komunikasi dua arah yang baik antara bupati dan warga mengenai kondisi keuangan daerah, target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dapat tercapai seratus persen. Keberhasilan ini nantinya akan berbanding lurus dengan hilangnya titik-titik jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan kronis pengguna jalan.
