Labels

Iklan

Pemko Medan Uji Coba Layanan Pengaduan Infrastruktur Berbasis AI via WhatsApp

Media Republica Merah Putih
Selasa, 25 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-26T02:19:10Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini



 Pemko Medan Uji Coba Layanan Pengaduan Infrastruktur Berbasis AI via WhatsApp


MEDAN (BeritaRakyatPost), Senin (24/8/2026) – Pemerintah Kota Medan mulai menguji coba sistem pelaporan kerusakan infrastruktur berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp. Inovasi tersebut ditujukan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan terkait kerusakan fasilitas umum secara lebih cepat dan sederhana.

Melalui sistem ini, warga nantinya dapat melaporkan berbagai persoalan infrastruktur, seperti jalan berlubang, kerusakan jalan, maupun lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi. Pengaduan dapat disampaikan melalui WhatsApp tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.

Sistem berbasis AI tersebut dirancang untuk menyaring dan mengategorikan informasi yang disampaikan masyarakat. Data berupa foto, lokasi, maupun keterangan kerusakan akan diproses secara digital sehingga laporan dapat diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.

Setelah laporan dikirim, sistem akan memberikan nomor tiket sebagai tanda bahwa pengaduan telah diterima. Data tersebut selanjutnya menjadi bahan bagi petugas untuk menentukan tingkat prioritas dan langkah penanganan di lapangan.

Pelaksanaan uji coba sistem ini dipantau Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan. Kepala Dinas SDABMBK Medan, Khairul Azmi, bersama jajaran terkait melakukan pemantauan terhadap mekanisme pelaporan dan tindak lanjut pengaduan masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mempercepat koordinasi antara petugas dan perangkat daerah. Dengan sistem digital, laporan yang masuk dapat segera dipetakan berdasarkan jenis kerusakan dan lokasi sehingga penanganannya lebih terarah.

Selain mempercepat proses pengaduan, sistem tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengawasan terhadap kinerja perangkat daerah. Melalui dasbor pemantauan, perkembangan laporan dapat dipantau mulai dari laporan diterima, proses verifikasi hingga tindak lanjut di lapangan.

Pemko Medan berharap sistem tersebut dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Masyarakat juga dapat mengetahui bahwa laporan yang disampaikan tercatat dan memiliki status penanganan yang dapat dipantau.

Pada tahap uji coba, Dinas SDABMBK membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terhadap kinerja sistem, termasuk mengenai kemudahan penggunaan, ketepatan pembacaan lokasi dan jenis kerusakan.

Evaluasi dari masyarakat tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan sistem sebelum diterapkan secara lebih luas. Pemerintah Kota Medan berharap inovasi ini dapat mendukung penerapan konsep smart city sekaligus mempercepat respons terhadap berbagai persoalan infrastruktur di tengah masyarakat.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl