Labels

Iklan

Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara Berbagi Buku untuk Korban Bencana di Tukka, Wujud Nyata Kebangkitan Melalui Literasi

Media Republica Merah Putih
Minggu, 21 Juni 2026
Last Updated 2026-06-22T05:07:44Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara Berbagi Buku untuk Korban Bencana di Tukka, Wujud Nyata Kebangkitan Melalui Literasi


 Bantuan buku yang diberikan bukan sekadar sarana belajar, tetapi juga penyemangat bagi generasi muda untuk terus bangkit dan menatap masa depan dengan optimis.

Gerakan berbagi buku ini sekaligus menjadi pengingat bahwa literasi memiliki peran penting dalam proses pemulihan sosial. Buku bukan sekadar media pembelajaran, tetapi juga jendela harapan yang dapat membantu anak-anak membangun kembali mimpi dan masa depan mereka.

Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara menegaskan bahwa kegiatan ini bukan menjadi langkah terakhir, melainkan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program pendidikan, penguatan budaya literasi, serta gerakan sosial kemanusiaan lainnya.

Semangat “Bersama Pulihkan Semangat Anak Negeri” yang diusung dalam kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa kebangkitan bangsa dimulai dari kepedulian terhadap sesama. Ketika masyarakat bergerak bersama, bergandengan tangan membantu mereka yang membutuhkan, maka nilai-nilai kebangsaan dan gotong royong akan terus hidup di tengah kehidupan masyarakat Indonesia.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kecamatan Tukka akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menjelma menjadi momentum refleksi bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana menghadirkan harapan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.

Melalui aksi nyata berbagi buku bagi anak-anak terdampak bencana di Tapanuli Tengah, Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara membuktikan bahwa literasi dapat menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan. Dari Tukka, semangat kebangkitan itu kembali disuarakan: membangun negeri dimulai dari membangun generasi, dan membangun generasi dimulai dari literasi. (red

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl